WAH! Ada Kredit Tak Terserap Senilai Rp2,4 Triliun, BI Dorong Pengusaha Ekspansi Bisnis dengan Fasilitas Kredit

  • Windy Anggraina
  • Kamis, 22 Januari 2026 | 13:25 WIB
  • Default Publisher Publish by: Windy Anggraina
Gubernur BI ungkap pertumbuhan kredit di Indonesia masih lesu
Gubernur BI ungkap pertumbuhan kredit di Indonesia masih lesu (Foto: Windy Anggraina)

 

Riwara.id – Iklim usaha di Indonesia memang belum sepenuhnya membaik, hal ini terlihat dari adanya kredit nganggur senilai Rp2,4 triliun.

Bank Indonesia (BI) mencatat kredit nganggur yang belum disalurkan perbankan (undisbursed loan) mencapai Rp 2.439,2 triliun pada Desember 2025. Meski turun dari bulan sebelumnya, nilai tersebut dianggap masih cukup besar.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pelaku usaha perlu terus didorong untuk melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan fasilitas kredit tersebut.

"Dari sisi permintaan, pelaku usaha perlu terus didorong untuk melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) yang tercatat masih cukup besar pada Desember 2025, yaitu mencapai Rp 2.439,2 triliun," kata Perry seperti dikutip Riwara.id dari laman Bank Indonesia, Kamis, 22 Januari 2026.

Baca juga: INFO TERBARU! Penyaluran Beras SPHP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 31 Januari 2026, Ini Dia Cara Membelinya

Perry menjelaskan nilai undisbursed loan itu porsinya setara 22,12% dari plafon kredit yang tersedia. Artinya belum tingginya permintaan pelaku usaha terkait pembiayaan atau kredit.

"Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank tetap memadai ditopang oleh rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 28,57% dan DPK yang tumbuh tinggi sebesar 13,83% (yoy) pada Desember 2025," jelasnya.

Meski demikian, minat penyaluran kredit perbankan diklaim terus membaik. Hal itu tecermin dari persyaratan pemberian kredit (lending requirement) yang semakin longgar, kecuali pada segmen kredit konsumsi dan UMKM akibat masih tingginya risiko kredit pada kedua segmen tersebut.

BI memperkirakan pertumbuhan kredit pada 2026 akan berada pada kisaran 8-12%. Tahun 2025 kredit perbankan tercatat tumbuh sebesar 9,69% (yoy).

Baca juga: NAIK TIPIS! Cek Update Harga Emas Galeri 24 Antam dan UBS Hari Ini 20 Januari 2026, Berapa Harga per Gram?

"Ke depan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan KSSK untuk terus memperbaiki struktur suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit atau pembiayaan perbankan tersebut," pungkasnya.***

 

 

 

Bank Indonesia (BI) mencatat kredit nganggur yang belum disalurkan perbankan (undisbursed loan) mencapai Rp 2.439,2 triliun pada Desember 2025. Meski turun dari bulan sebelumnya, nilai tersebut dianggap masih cukup besar

Foto Default
Author : Windy Anggraina

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News