RIWARA.id – Berakhirnya Perang Dunia II di Eropa pada Mei 1945 ternyata bukan sekadar menyetop pertumpahan darah, melainkan menjadi pemicu perlombaan rahasia antarpemenang perang memperebutkan teknologi militer canggih Jerman.
Penyerahan tanpa syarat Nazi memicu perburuan besar-besaran terhadap artefak dan otak di balik persenjataan canggih yang kemudian mengubah wajah militer dunia modern.
Meskipun secara politik Nazi Jerman telah runtuh, para pemimpin Sekutu menyadari penuh bahwa pencapaian teknologi militer mereka telah melampaui zaman. Situasi ini melahirkan Operasi Paperclip, sebuah misi super rahasia yang dimotori Amerika Serikat untuk memboyong ratusan ilmuwan dan insinyur Jerman.
Mereka menjadi aset berharga dalam mengamankan cetak biru persenjataan, termasuk desain roket V-2 yang legendaris.
Dunia militer modern saat ini sangat berutang budi pada fragmen teknologi yang berhasil dirampas Sekutu pasca-penyerahan tersebut. Tanpa desain roket V-2 karya Wernher von Braun—yang kemudian diringkus dan dibawa ke AS—program luar angkasa Apollo serta rudal balistik antarbenua (ICBM) bisa jadi tertunda puluhan tahun.
Di udara, jet tempur generasi pertama dari Uni Soviet dan AS saling berebut supremasi dengan mengandalkan prototipe pesawat tempur jet pertama dunia, Me 262, buatan Jerman.
Di darat, kehadiran senapan serbu Sturmgewehr 44 di akhir perang mengubah doktrin pertempuran infanteri selamanya. Desain revolusioner ini menjadi inspirasi fundamental bagi lahirnya senapan-senapan legendaris era modern, termasuk platform mekanis yang kita kenal dalam AK-47 maupun senapan serbu standar Barat.
Sementara itu, teknologi kapal selam Nazi, U-boat Type XXI, juga menjadi buruan. Kapal selam yang mampu menyelam lebih lama dan lebih dalam ini menjadi dasar bagi pengembangan kapal selam serang modern milik Angkatan Laut AS dan Uni Soviet di masa awal Perang Cold War.
Akhir perang di Berlin pada akhirnya hanya menjadi "garis start" bagi perlombaan senjata teknologi tinggi yang dampaknya masih kita saksikan hingga hari ini.
Berakhirnya PD II memicu Operasi Paperclip, perburuan rahasia Sekutu merampas roket V-2, jet tempur, dan senapan serbu Nazi Jerman.