RIWARA.id – Pemerintah Kota Surakarta mengambil langkah besar untuk memutus rantai banjir di wilayah Solo Selatan dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar.
Wali Kota Respati Ardi, memastikan dana tersebut akan difokuskan untuk normalisasi Kali Jenes, Kali Premulung, dan Kali Mati guna melindungi warga dari luapan air yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi.
Kepastian ini disampaikan Respati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan banjir yang digelar langsung di bantaran Sungai Jenes, Kelurahan Pajang, Laweyan, Senin (4/5/2026).
Respati menegaskan bahwa intervensi teknis harus segera dilakukan agar peristiwa banjir besar yang melanda wilayah Pajang, Ledoksari, Bumi, Joyosuran, hingga Baron Cilik pada April lalu tidak terulang kembali.
"Masalah banjir ini harus segera kita intervensi. Saat ini kolaborasi dengan BBWSBS sudah terbangun, termasuk rencana normalisasi sungai dan penambahan pompa di titik-titik strategis. Kami juga meminta dukungan Pemerintah Pusat agar pengentasan dampak banjir ini menjadi prioritas," ujar Respati.
Selain normalisasi fisik, Respati menyoroti maraknya bangunan liar di bantaran sungai yang tersebar di wilayah Solo dan Sukoharjo sebagai salah satu penghambat aliran air.
Ia berkomitmen melakukan pemulihan cepat (speed recovery) sebelum memasuki musim penghujan berikutnya. Strategi ini juga melibatkan Komunitas Peduli Sungai (KPS) untuk menjaga kebersihan aliran air secara rutin.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Gatut Bayuadji, menjelaskan bahwa anggaran Rp100 miliar tersebut bersumber dari program Ukref melalui Bank Dunia yang saat ini memasuki proses lelang.
Proyek ini mencakup peningkatan kapasitas Pompa Pajang menjadi satu kubik per detik untuk mempercepat pembuangan air saat debit sungai meningkat.
"Anggaran ini cukup besar dan berpotensi bertambah jika percepatan pembangunan bisa dilakukan secara akselerasi. Target kami adalah memotong debit banjir di titik Pajang agar masyarakat bisa lebih tenang," kata Gatut. (*)
Wali Kota Solo Respati Ardi siapkan Rp100 miliar benahi Kali Jenes dan tambah kapasitas pompa untuk atasi banjir di Solo Selatan secara permanen.