![]()
RIWARA.id – Memulai awal tahun baru 2026, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan Program Pelatihan Intensif Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M selama 1 bulan penuh. Pelatihan ini sebagai bekal layanan profesional kepada para jamaah Indonesia.
Sebagai informasi, tugas utama PPIH adalah memberikan pembinaan, pelayanan, dan pelindungan jemaah haji mulai dari Tanah Air hingga di Arab Saudi. Tugas mereka mencakup bimbingan ibadah, logistik (akomodasi, konsumsi, transportasi), kesehatan, serta koordinasi operasional.
Selain itu, PPIH juga memiliki peran spesifik tergantung tingkatannya. Ada 5 tingkatan petugas haji yaitu PPIH Pusat, PPIH Arab Saudi, PPIH Embarkasi/Debarkasi, serta PPIH Kloter. Tak hanya itu, tugas PPIH juga wajib memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar, aman dan nyaman bagi jemaah.
Dikutip Riwara.id dari akun Instagram @kemenhaj.ri, Kamis 1 Januari 2026, pelatihan PPIH 2026 akan diadakan mulai 10 Januari hingga 9 Februari 2026 di barak latihan. Ada 4 materi pelatihan utama yaitu:
- Peningkatan kompetensi tugas dan fungsi layanan
- Penguatan kedisiplinan dan etika pelayanan
- Kemampuan dasar komunikasi Bahasa Arab
- Simulasi pelayanan jamaah dan kesiapsiagaan lapangan
Calon petugas haji 2026 diimbau untuk memastikan data paspor dan dokumen administrasi telah lengkap, valid, dan terverifikasi sebelum pelatihan dimulai. Hal itu penting untuk kelancaran proses pelatihan dan saat bertugas di Arab Saudi.
Salah satu dokumen administrasi yang penting adalah data pemvisaan petugas haji. Berikut ini kriterianya dari Kemenhaj:
- Paspor wajib menggunakan ukuran foto 600x400 pixel, format PNG, Resolusi 300 DPl, filesize di bawah 2 MB, serta hanya halaman ID saja yang terdapat foto.
- Pas Foto menggunakan ukuran 480x640 pixel, format PNG, tidak menggunakan aksesoris, terdiri dari 80% wajah, tanpa ekspresi/pose, menghadap dan melihat ke kamera, cahaya cukup (tidak terlalu gelap atau terang), serta background putih.
- Nama lengkap minimal 2 suku kata, jika hanya 1 kata di paspor bisa tambahkan nama yang tertera di endorsement tanpa gelar.
- Tempat lahir.
- Tempat dikeluarkan paspor.
- Email.
- Nomor telepon.
Itulah ulasan tentang Kemenhaj yang akan mengadakan pelatihan calon Petugas Haji 2026 selama 1 bulan penuh. Para calon petugas diimbau untuk mempersiapkan diri dan kelengkapan administrasi agar pelatihan dapat berjalan dengan lancar.
Kemenhaj akan mengadakan pelatihan Petugas Haji 2026 selama 1 bulan. Pelatihan ini bertujuan menyiapkan petugas yang profesional.