![]()
RIWARA.id - Pemerintah melalui Kemendikdasmen telah menerbitkan aturan baru untuk pembelajaran di tahun 2026. Aturan itu berupa Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
Aturan tersebut merupakan perubahan atas regulasi sebelumnya tentang kurikulum yang dapat menjawab tantangan zaman, sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran.
Di dalam Permendikdasmen yang baru, Kurikulum Merdeka tetap menjadi acuan untuk tahun ajaran 2025/2026 dengan penguatan Pembelajaran Mendalam.
Selain itu, ada tambahan 2 mata pelajaran atau mapel pilihan yaitu Koding dan Kecerdasan Artifisial, juga penyesuaian pembelajaran kokurikuler untuk mendukung kualitas pembelajaran.
Dikutip Riwara.id dari akun Instagram @pskp.kemendikdasmen, Senin 29 Desember 2025, berikut ini 5 hal penting dalam Permendikdasmen baru:
- Tidak ada Perubahan Kurikulum
Di dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, tidak ada pergantian kurikulum nasional. Satuan pendidikan tahun ajaran 2025/2026 tetap menggunakan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.
- Pendekatan Pembelajaran Mendalam
Dalam pendekatan ini, diharapkan murid tidak hanya menghafal, tetapi mampu mengkonstruksi pengetahuan dan menerapkannya di kehidupan nyata. Pendekatan ini menggunakan pemahaman konsep, kemampuan reflektif, dan berpikir kritis.
- Penambahan Mapel Pilihan Koding dan KA
Mapel Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) menjadi mapel pilihan. Mapel ini mulai diterapkan tahun ajaran 2025/2026 sebagai upaya menyiapkan murid menghadapi era digital dan perkembangan teknologi.
- Penyediaan Kegiatan Ekstrakurikuler
Untuk memperkuat pendidikan karakter, setiap satuan pendidikan wajib menyediakan kegiatan ekstrakurikuler berbasis kepanduan atau pramuka, untuk menanam kan kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, serta tanggung jawab sosial.
- Penyesuaian Pembelajaran Kokurikuler
Pembelajaran kokurikuler disesuaikan dengan bentuk, kompetensi, dan muatannya. Hal ini mencakup efisiensi kegiatan, pengurangan alokasi waktu pada beberapa kelas dan mapel, tanpa mengurangi capaian pembelajaran.
Adanya integrasi kegiatan kokurikuler dengan proyek dan tematik, dapat menghubungkan teori dengan praktik kerja nyata.
Itulah ulasan terkait pemerintah yang telah menerbitkan Permendikdasmen terbaru untuk menerapkan pembelajaran di sekolah mulai tahun 2026.
Untuk informasi lebih lengkap seputar dunia pendidikan lainnya, bisa kunjungi langsung laman resmi Kemendikdasmen atau akun Instagram Kemendikdasmen.
Pemerintah telah menerbitkan Permendikdasmen terbaru untuk Penerapan Pembelajaran Tahun 2026. Ada 2 mapel khusus berbasis teknologi.