Libur Nataru! Diprediksi 20 Juta Orang Bakal Masuk Wilayah Jawa Tengah, Ini Upaya Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas dari Dishub

  • Ayu Abriyani
  • 18 Desember 2025
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani

Riwara.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah memprediksi jumlah pemudik saat Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) bakal membeludak.

Jutaan orang akan keluar-masuk wilayah Jawa Tengah selama periode libur anak sekolah dan akhir tahun.

Kepala Dishub Jateng Arief Djatmiko menyatakan berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat yang masuk ke Jawa Tengah mencapai 20,23 juta orang.

"Angkanya cukup besar, sekitar 20 juta orang akan masuk ke Jawa Tengah. Namun kami tidak hanya mengacu data itu, kami juga melakukan survei langsung terhadap perkembangan lalu lintas setiap tahun saat Nataru, baik di jalan tol maupun non-tol,” kata Arief dikutip Riwara.id dari laman jatengprov.go.id, Kamis 18 Desember 2025.

Dari hasil pemantauan, Dishub Jateng memperkirakan ada sekitar 8,7 juta orang akan masuk dan melintas di Jawa Tengah melalui berbagai moda transportasi. Jumlah itu meningkat sekitar 2,71 persen dibandingkan tahun lalu.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, Pemprov Jateng membentuk Tim Nataru melalui SK Gubernur Jateng Nomor 100.3.3.1/86 Tahun 2025. Posko Nataru mulai beroperasi pada 22 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

"Posko terpadu dipusatkan di Wahana Graha Dishub Jateng. Selain itu ada posko wilayah di balai-balai, posko kabupaten/kota, dan posko di terminal,” jelas Arief.

Dishub Jateng juga menyiapkan 23 posko yang berada di terminal tipe B dan 19 posko di terminal tipe A. Pendirian posko itu merupakan hasil kerja sama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

Selain itu, ada juga posko sektoral seperti posko infrastruktur, kebencanaan, kesehatan, hingga posko kawasan wisata.

Dari sisi sarana transportasi, Dishub telah menyiapkan lebih dari 27 ribu unit bus yang dapat melayani lebih dari 800 ri bu penumpang.

Untuk kereta api, tersedia 250 rangkaian dengan total kapasitas sekitar 630 ribu penumpang. Juga ada 7 kapal laut dan 87 penerbangan termasuk extra flight dengan kapasitas sekitar 12 ribu penumpang.

Meski demikian, Arief menyebut lebih dari 50 persen pergerakan saat Nataru masih didominasi oleh kendaraan pribadi, sehingga yang menjadi perhatian utama adalah pengaturan lalu lintas.

Dishub memperkirakan puncak arus mudik saat Nataru terjadi pada 24 – 25 Desember 2025 dan 31 Desember 2025 – 1 Januari 2026. Sementara, puncak arus balik Nataru diprediksi pada 4 Januari 2026.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas, menyiapkan kondisi kendaraan dengan baik, dan istirahat cukup saat menempuh perjalanan jauh,” imbuh Arief.

Tak hanya itu, Dishub juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seiring dengan prediksi meningkatnya curah hujan di Indonesia.

Dishub bersama BPBD telah memetakan sejumlah daerah rawan genangan dan longsor di antaranya Pantura, Brebes, Purworejo, Kebumen, hingga Banjarnegara.

Dishub Provinsi Jawa Tengah memprediksi sebanyak 20 juta orang bakal masuk di wilayah Jawa Tengah. Jumlah itu melonjak dibanding tahun sebelumnya.

Foto Default
Author : Ayu Abriyani

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News
Related News