Pencinta Keju Wajib Tahu, Ini Efek Jangka Panjang Jika Konsumsi Keju Berlebih, Mulai dari Sembelit sampai Jerawatan

  • Windy Anggraina
  • Kamis, 22 Januari 2026 | 16:16 WIB
  • Default Publisher Publish by: Windy Anggraina

Riwara.id– Keju, siapa yang tidak suka makanan satu ini, mulai dari anak-anak sampai ornag tua suka berbagai jenis makanan olahan keju. Tapi tahukah Anda jika konsumsi keju berlebihan akan menimbulkan berbagai penyakit.

Keju memiliki rasa gurih yang lezat. Tidak mengherankan bila saat ini keju menjadi salah satu bahan makanan populer di Indonesia yang kerap ditambahkan ke dalam berbagai menu kekinian.

Namun konsumsi keju berlebihan diketahui memiliki berbagai efek. Efek samping tersebut dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti kandungan lemak dalam keju yang tinggi, komposisi hormonal dari produk dairy, potensi respons peradangan, hingga lemak jenuh dan risiko kontaminasi bakteri pada beberapa jenis keju.

Dikutip Riwara.id dari laman Eat This, Not That, Kamis, 22 Januari 2026, berikut efek samping terlalu banyak konsumsi keju.

Baca juga: WASPADA! Bibit Siklon Tropis Kembali Terjadi, Ini Sejumlah Wilayah yang Diprediksi Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Efek samping terlalu banyak makan keju yang pertama adalah sembelit. Keju kaya akan lemak dan rendah serat yang dapat memperlambat pencernaan dan membuat tinja lebih sulit melewati usus.

Hal ini dapat menyebabkan jarang buang air besar dan kesulitan membuang kotoran. Efek jangka pendek dari mengonsumsi keju dalam jumlah besar adalah menyebabkan ketidaknyamanan dan kembung, sementara konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan sembelit kronis.

Efek lain konsumsi keju berlebih adalah bisa mengalami peradangan. Kasein protein yang ditemukan dalam susu dan komponen utama keju, berpotensi menimbulkan berbagai efek samping dan masalah kesehatan.

Salah satunya, peradangan. Pada beberapa orang, kasein ini dapat memicu respons imun yang berkontribusi terhadap peradangan dalam tubuh, yang ditunjukkan lewat berbagai gejala, termasuk masalah pencernaan, masalah kulit, ketidaknyamanan pernapasan, hingga nyeri sendi.

Bagi orang yang memiliki alergi atau kepekaan terhadap kasein, sistem kekebalan tubuh akan mengenali kasein sebagai ancaman dan melepaskan mediator peradangan, yang menyebabkan reaksi merugikan.

Konsums i keju berlebihan juga dapat mengakibatkan heartburn atau rasa panas di area dada pada beberapa orang. Bila dikonsumsi berlebihan, kandungan keju yang tinggi lemak dapat mengendurkan lower esophageal sphincter (LES), otot yang biasanya mencegah asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan.

Hal ini dapat mengakibatkan rasa panas di dada dan tenggorokan. Jika dibiarkan, heartburn kronis ini bisa merusak lapisan esofagus dan menyebabkan kondisi yang lebih serius seperti penyakit gastroesophageal reflux (GERD).

Menurut pedoman klinis yang diterbitkan oleh American Academy of Dermatology (AAD), terbukti bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi dan pola makan bisa memicu munculnya jerawat. Karena itu, orang yang memiliki kulit rentan berjerawat bisa mengalami breakout (kondisi kulit iritasi dan berjerawat) jika mengonsumsi sesuatu secara berlebihan. Misalnya saja, keju.

Baca juga: Benarkah Tren Gen Z Kini Tinggalkan Pesta dan Lebih Memilih Soft Clubbing, Apa Itu? Simak Ulasan Lengkapnya

Jerawat akibat konsumsi keju dapat dikaitkan dengan hormon yang ada dalam susu, termasuk insulin-like growth factor 1 (IGF-1), yang dapat merangsang produksi sebum dan berkontribusi pada pori-pori yang tersumbat.

Selain itu, keju mengandung lemak jenuh yang tinggi yang dapat memicu peradangan pada tubuh dan berpotensi memperburuk kondisi kulit yang ada. Kendati demikian, saat ini hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa susu atau keju dapat memengaruhi jerawat, sehingga AAD menyimpulkan bahwa saat ini tidak ada perubahan pola makan khusus bagi pendeita jerawat.***

Keju, siapa yang tidak suka makanan satu ini, mulai dari anak-anak sampai ornag tua suka berbagai jenis makanan olahan keju. Tapi tahukah Anda jika konsumsi keju berlebihan akan menimbulkan berbagai penyakit.

Foto Default
Author : Windy Anggraina

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News