RIWARA.id – Di awal tahun 2026, kewaspadaan adanya potensi banjir dan angin kencang tak hanya dilakukan di wilayah perkotaan. Di wilayah pesisir juga perlu diwaspadai adanya Banjir Rob selama musim penghujan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis kewaspadaan potensi Banjir Pesisir atau Banjir Rob pada 10 Januari hingga 5 Februari 2026.
Sesuai informasi dari BMKG, adanya fenomena Fase Bulan baru pada 19 Januari 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Lalu, berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia.
Banjir Rob tesebut dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Aktivitas tersebut seperti bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman, aktivitas tambak garam, serta aktivitas perikanan darat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut, serta memperhatikan update informasi cuaca dari BMKG. Dikutip Riwara.id dari akun Instagram @infobmkg, Selasa 13 Januari 2026, berikut ini 15 wilayah pesisir di Indonesia yang berpotesi terjadi Banjir Rob:
1. Pesisir Sumatra Utara (Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan) pada 19 – 23 Januari 2026.
2. Pesisir Kepulauan Riau (Batam, Dabo Singkep, Karimun, Bintan, Tanjung Pinang, Natuna, dan Anambas) pada 16 – 24 Januari 2026.
3. Pesisir Sumatra Barat (Kota Padang, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pesisir Selatan, dan Kab. Mentawai) pada 17 – 22 Januari 2026.
4. Pesisir Jambi (Selat Berhala) pada 18 – 21 Januari dan 26 – 31 Januari 2026.
5. Pesisir Kep. Bangka Belitung (Bangka dan Belitung) pada 18 – 20 Januari 2026.
6. Pesisir Banten (Perairan Utara Tangerang, Perairan Utara Serang, Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak) pada 13 – 31 Januari 2026.
7. Pesisir Jakarta (Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tajung Priok, Kalibaru, dan Muara Angke Penjaringan) pada 13 – 20 Januari dan 28 Januari – 3 Februari 2026.
8. Pesisir Jawa Barat (Bekasi, Kab. Karawang, dan Pesisir Selatan Jawa Barat) pada 13 Januari – 5 Februari 2026.
9. Pesisir Jawa Tengah (Semarang, Demak, Kota Pekalongan, Kab. Pekalongan, Batang, Kendal, Jepara, Brebes, Kota Tegal, Kab. Tegal, dan Pemalang) pada 15 – 31 Januari 2026.
10. Pesisir Jawa Timur (Pesisir Barat Surabaya dan Pelabuhan Surabaya) pada 16 – 31 Januari 2026.
11. Pesisir Nusa Tenggara Barat (Lombok dan Bima) pada 11 – 31 Januari 2026.
12. Pesisir Kalimantan Timur (Balikpapan Timur dan Balikpapan Barat) pada 15 – 31 Januari 2026.
13. Pesisir Kalimantan Selatan (Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, Tanah Laut, Kotabaru, dan Tanah Bumbu) pada 17 – 31 Januari 2026.
14. Pesisir Kalimantan Tengah (Kumai, Pantai Lunci, Kuala Jelai, Kuala Pembuang, dan Pesisir Sampit) pada 15 – 31 Januari 2026.
15. Pesisir Kalimantan Barat (Kota Pontianak dan Sungai Kapuas) pada 15 – 31 Januari 2026.
BMKG merilis 15 wilayah pesisir di Indonesia yang berportensi terjadi Banjir Rob. Fenomena Fase Bulan baru pada 19 Januari 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut.