Panas! Dua Kapal Induk dan 20 Kapal Perang AS Kepung Iran, Terapkan Blokade Total di Timur Tengah

Senin, 11 Mei 2026 | 23:51 WIB
Kapal induk USS George HW Bush Amerika Serikat dibuat dengan bantuan Gemini AI
Kapal induk USS George HW Bush Amerika Serikat dibuat dengan bantuan Gemini AI

 


RIWARA.id – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih seiring pengerahan kekuatan besar Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) di wilayah tersebut.

Lebih dari 20 kapal perang AS, termasuk dua kelompok pemukul kapal induk (Carrier Strike Groups/CSGs), kini secara aktif menerapkan blokade ketat terhadap Iran di area tanggung jawab Komando Pusat AS (CENTCOM). 

Dikutip dari The War Zone, langkah masif ini bertujuan memutus jalur logistik dan pergerakan armada Iran di perairan strategis tersebut.

Operasi militer berskala besar ini telah membuahkan hasil signifikan dalam waktu singkat. Menurut data terbaru dari CENTCOM, pasukan AS sejauh ini telah mengalihkan rute 61 kapal komersial yang diidentifikasi memiliki keterkaitan dengan Iran.

Selain itu, setidaknya empat kapal lainnya berhasil dilumpuhkan setelah berupaya menerobos jalur blokade yang dijaga ketat oleh armada kapal perang Paman Sam.

Dua kelompok pemukul kapal induk yang menjadi tulang punggung blokade ini adalah USS George H.W. Bush (CVN 77) dan USS Abraham Lincoln (CVN 72). US Navy baru-baru ini merilis citra terbaru yang menunjukkan dinamika operasional kedua CSG tersebut dalam mendukung misi blokade.

USS George H.W. Bush, misalnya, terlihat aktif melakukan operasi penerbangan di Laut Arab pada 6 Mei lalu, dengan dek penerbangan yang penuh sesak oleh armada jet tempur F/A-18E/F Super Hornet, pesawat penjelajah E-2D Hawkeye, dan helikopter MH-60 Seahawk.

Berbeda dengan USS Abraham Linc oln CSG, kelompok pemukul George H.W. Bush tidak dilengkapi dengan jet tempur generasi kelima F-35C, namun daya gempur armada udara yang dibawanya tetap menjadi ancaman serius.

Kehadiran dua kapal induk kelas Nimitz di CENTCOM area of responsibility (AOR) ini menegaskan komitmen AS untuk menjaga stabilitas keamanan maritim sekaligus memberikan tekanan maksimal terhadap Tehran melalui metode peperangan asimetris.

Pengerahan kekuatan AS di Timur Tengah akan segera diperkuat dengan kedatangan Marine Air-Ground Task Force (MAGTF) yang baru. Kelompok Siap Amfibi (Amphibious Ready Group/ARG) Boxer diperkirakan akan tiba di AOR CENTCOM dalam waktu dekat, berpotensi bergabung dengan ARG Tripoli yang sudah lebih dulu on station di wilayah tersebut.

Meskipun kedatangan Boxer ARG belum dikonfirmasi secara resmi per tanggal 11 Mei ini, pengumuman terkait pengerahan tersebut diperkirakan akan rilis dalam minggu ini.

Boxer ARG membawa 11th Marine Expeditionary Unit (MEU) yang merupakan kekuatan tempur kredibel dan persisten. Unit ini terdiri dari komando elemen, Ground Combat Element (Battalion Landing Team 3/5), Aviation Combat Element (VMFA-122 dengan F-35B Lightning II dan VMM-163 dengan MV-22B Osprey), serta logistik combat element.

Bergabungnya sekitar 5.000 prajurit Marinir dan Pelaut dari Boxer ARG dengan Tripoli ARG akan secara signifikan meningkatkan kemampuan ekspedisi AS di Middle East.

Di sisi lain, USS Gerald R. Ford (CVN 78) CSG baru saja menyelesaikan transit Selat Gibraltar ke arah barat dan kini sedang menuju pangkalan Norfolk. Kelompok pemukul ini telah menempuh pengerahan yang sangat panjang selama 322 hari, mendukung operasi tempur di Karibia dan Middle East setelah jadwal kepulangannya diperpanjang dua kali dari jadwal aslinya pada Januari 2026. USS Ford diperkirakan akan kembali ke rumah dalam beberapa minggu mendatang.

Sementara itu, US Navy juga mengonfirmasi kesiapan armada kapal induk lainnya. Tiga CSG, yakni Dwight D. Eisenhower, George Washingt on, dan Theodore Roosevelt, saat ini sedang menjalani pelatihan lanjutan untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan tempur kelompok pemukul.

George Washington CSG bahkan telah underway pada 10 Mei dari Yokosuka, Jepang, untuk pengerahan masa depannya di Pasifik, memperkuat postur pertahanan AS di Indo-Pasifik.

Di Belahan Bumi Selatan, USS Nimitz terpantau sedang berada di Rio de Janeiro, Brasil, dalam rangkaian pelayaran reposisi menuju homeport barunya di Norfolk. (*)

 

Dua kapal induk AS, Nimitz & Lincoln, didukung 20 kapal perang kepung Iran di CENTCOM. Blokade total diterapkan, 61 kapal commercial dialihkan. Baca di RIWARA.id.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories